Selasa, Juni 9, 2026

Pemprov Bengkulu Dirikan Sentra Komando di 1.513 Desa, Pacu Percepatan Penanganan Stunting dan Kemiskinan

- Advertisement -

BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu akan mendirikan Sentra Komando di seluruh wilayah sebagai langkah konkret mempercepat penanganan stunting dan kemiskinan. Komitmen ini ditegaskan Wakil Gubernur Bengkulu Mian usai menerima kunjungan kerja Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhir Setiawan di ruang kerja Wakil Gubernur, Senin (8/6/2026).

Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dan Kepala DP3APPKB Provinsi Bengkulu.

Menurut Mian, pembentukan Sentra Komando merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Bersama SKB Empat Menteri. Program ini akan memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dalam penanganan stunting dan kemiskinan berbasis data yang akurat dan terintegrasi.

“Melalui Sentra Komando, kita satukan data dan aksi di lapangan. Jadi penanganan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tapi terarah dan bisa diukur hasilnya,” ujar Mian.

Ia merinci, Provinsi Bengkulu memiliki 129 kecamatan dan 1.513 desa/kelurahan yang akan menjadi basis pemutakhiran dan pemaparan data kependudukan. Data kemiskinan dan stunting yang dihimpun di tingkat desa akan menjadi dasar utama penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Mian menjelaskan, SKB Empat Menteri tentang Pengendalian Mutu Pelayanan Keluarga Berencana KB memiliki keterkaitan erat dengan upaya menurunkan angka stunting dan kemiskinan. Ia menilai optimalisasi program KB mampu meningkatkan kualitas keluarga sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan harus dimulai dari desa. Kalau desa maju dan data warganya valid, maka indikator keberhasilan pembangunan provinsi ikut naik,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhir Setiawan menegaskan bahwa implementasi SKB Empat Menteri bertujuan memperkuat standar, pengawasan, dan evaluasi layanan KB secara nasional.

“Penguatan layanan KB ini langsung mendukung percepatan penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan di daerah. Sentra Komando akan jadi pusat komando data dan koordinasi agar intervensi lebih cepat sampai ke keluarga yang membutuhkan,” kata Zamhir.

READ  Bupati Fikri Hadiri Konsolidasi Desa, Mendes RI Tekankan Pentingnya Desa Maju

Dengan beroperasinya Sentra Komando di seluruh desa dan kelurahan, Pemprov Bengkulu menargetkan intervensi penanganan stunting dan kemiskinan menjadi lebih cepat, terukur, dan tepat sasaran sesuai kondisi riil di lapangan.(RED)

RELATED ARTICLES

Most Popular