REJANG LEBONG – Penantian puluhan tahun warga Desa Air Rusa dan Desa Air Nau, Kecamatan Sindang Dataran, akhirnya menemui titik terang. Jembatan beton penghubung dua desa itu segera dibangun melalui Program Jembatan Merah Putih Tahap V dan VI yang digarap Kodim 0409/Rejang Lebong.
Jembatan lama yang dibangun sejak 1986 sudah tak lagi layak dilalui. Kondisinya yang terus menurun membuat aktivitas warga terganggu, mulai dari pengangkutan hasil pertanian hingga akses anak-anak ke sekolah.

Kepala Desa Air Rusa, Witono, menyebut pembangunan ini adalah harapan besar yang sudah lama dinantikan warganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0409/Rejang Lebong. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat dan akan memberikan manfaat besar bagi warga Air Rusa maupun Air Nau, karena jembatan ini adalah jembatan penghubung antar desa,” ujarnya, Senin (08/06/2026) siang.
Jembatan baru yang akan dibangun memiliki panjang 14 meter dan lebar 5 meter. Fungsinya tak hanya sebagai penghubung antar desa, tapi juga urat nadi ekonomi dan pelayanan masyarakat.
“Jembatan tersebut menjadi salah satu akses utama masyarakat. Namun karena dibangun puluhan tahun lalu, kondisi bangunan terus mengalami penurunan sehingga membutuhkan pembangunan baru yang lebih kuat dan aman. Maka dari itu kami sangat berterima kasih kepada TNI,” tambahnya.
Pembangunan jembatan beton di Desa Air Rusa ini merupakan bagian dari Program Jembatan Merah Putih Tahun 2026 Kodim 0409/Rejang Lebong. Dalam program tersebut, total enam jembatan akan dibangun di berbagai wilayah untuk memutus keterisolasian dan memperlancar mobilitas warga.
Kehadiran jembatan beton ini diharapkan mengakhiri riwayat jembatan tua yang rapuh, sekaligus membuka akses yang lebih cepat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Air Rusa dan Air Nau.(RED)
