8 SMP Adu Bakat di Ajang Talenta, Tari Kreasi Siswa Rejang Lebong Pukau Penonton

Editor: Admin
Suasana makin hidup saat penampilan tari kreasi para siswa dimulai. Gerakan kompak, ekspresi kuat, dan kostum warna-warni berhasil memukau ratusan penonton yang memadati lokasi di SMPN 2 Rejang Lebong.(Photo dok ist)
Suasana makin hidup saat penampilan tari kreasi para siswa dimulai. Gerakan kompak, ekspresi kuat, dan kostum warna-warni berhasil memukau ratusan penonton yang memadati lokasi di SMPN 2 Rejang Lebong.(Photo dok ist)

REJANG LEBONG – Panggung Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa (FLS3N) Kabupaten Rejang Lebong berubah jadi lautan kreativitas,Rabu (13/5/2026).

8 SMP se-Kabupaten Rejang Lebong turun gelanggang unjuk kemampuan di berbagai cabang lomba, mulai dari mendongeng, ilustrasi, menulis cerita, musik tradisional, tari kreasi, solo song, pantomim, hingga ansambel.

Suasana makin hidup saat penampilan tari kreasi para siswa dimulai. Gerakan kompak, ekspresi kuat, dan kostum warna-warni berhasil memukau ratusan penonton yang memadati lokasi di SMPN 2 Rejang Lebong. Setiap aksi disambut tepuk tangan meriah.

Kepala Dinas Pendidikan Rejang Lebong, Zakaria Efendi, M.Pd, mengapresiasi penuh gelaran ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh dewan guru SMPN 2 yang telah memfasilitasi tempat penyelenggaraan kegiatan. Saya juga mengapresiasi para guru pendamping yang antusias mendampingi duta-duta mereka di ajang FLS3N ini,” ujarnya.

Menurut Zakaria, FLS3N bukan sekadar ajang lomba. Ini ruang nyata untuk menggali potensi, mengasah kreativitas, dan membangun rasa percaya diri siswa di bidang seni rupa, seni pertunjukan, dan sastra.

“Kegiatan seperti ini penting agar bakat siswa tidak hanya terasah di kelas, tapi juga mendapat panggung untuk tampil dan dinilai,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Zarlon Efendi, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SMPN 4 Rejang Lebong yang hadir mendampingi siswanya.

“Anak-anak tampil luar biasa. Ini bukti potensi seni di sekolah-sekolah kita sangat besar dan perlu terus dibina. Melalui lomba solo song, tari kreasi pantomim dan lainnya, siswa belajar disiplin, kerja sama tim, dan berani tampil di depan umum,” katanya.

Ajang ini juga jadi tolok ukur pembinaan ekstrakurikuler di sekolah sekaligus ajang seleksi bibit unggul yang akan mewakili Rejang Lebong ke tingkat provinsi.

Panitia menyebut antusiasme peserta dan sekolah sangat tinggi. Semua peserta mendapat apresiasi atas keberanian dan kerja keras yang mereka tampilkan di atas panggung. (RED-08)

Print:
Exit mobile version