Sabtu, Juni 13, 2026

Gandeng BBWS dan Komisi V DPR RI, Rejang Lebong Kebut Solusi Banjir

- Advertisement -

REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong bergerak cepat mencari solusi banjir yang kerap merendam sejumlah wilayah. Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, SSTP, M.Si, memimpin langsung audiensi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII untuk mengusulkan normalisasi sungai yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Audiensi digelar bersama Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong Hidayatullah, anggota DPRD, dan sejumlah kepala OPD. Rombongan diterima langsung Kepala BBWS Sumatera VIII Agus Safari ST MT beserta jajaran.

Dalam pertemuan itu, Hendri memaparkan kondisi wilayah Rejang Lebong yang beberapa tahun terakhir sering terdampak banjir saat curah hujan tinggi. Ia menyebut salah satu penyebab utama berasal dari aliran sungai yang berhulu ke Sungai Musi melalui aliran Air Duku.

“Beberapa titik di Kabupaten Rejang Lebong masih sering mengalami banjir ketika curah hujan tinggi. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap aktivitas dan keselamatan masyarakat,” ujar Hendri Praja.

Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan banjir terjadi akibat penyempitan badan sungai dan tingginya sedimentasi. Kondisi ini membuat kapasitas tampung sungai berkurang.

“Kondisi sungai saat ini mengalami penyempitan di beberapa titik dan sedimentasinya juga cukup tinggi. Akibatnya, ketika debit air meningkat, sungai tidak lagi mampu menampung aliran air secara maksimal sehingga terjadi luapan yang mengakibatkan banjir,” jelasnya.

Pemkab Rejang Lebong sebelumnya telah melakukan gotong royong pembersihan sungai bersama masyarakat, TNI, dan Polri sebagai langkah preventif. Namun upaya itu belum cukup mengurangi potensi banjir karena tingkat sedimentasi dan penyempitan sungai cukup berat.

“Beberapa bulan lalu kami bersama masyarakat, TNI, Polri dan unsur lainnya telah melakukan pembersihan sungai secara gotong royong sebagai langkah preventif. Namun karena kondisi sedimentasi dan penyempitan sungai cukup berat, hasilnya belum mampu memberikan dampak yang signifikan,” ungkapnya.

READ  Rejang Lebong Raih Juara Umum JPD Provinsi Bengkulu 2025

Karena itu, Pemkab Rejang Lebong berharap BBWS Sumatera VIII dapat segera merealisasikan program normalisasi sungai. “Kami memahami bahwa kewenangan normalisasi berada di BBWS Sumatera VIII. Karena itu kami datang langsung untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan dan berharap adanya dukungan agar normalisasi sungai dapat segera direalisasikan. Ini penting untuk mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat,” tegas Hendri.

Pada kesempatan yang sama, Hendri juga melakukan video call dengan Anggota Komisi V DPR RI Dapil Bengkulu, Erna Sari Dewi, di hadapan Kepala BBWS Sumatera VIII. Ia meminta dukungan Komisi V DPR RI agar usulan normalisasi mendapat perhatian pemerintah pusat.

“Kami berharap dukungan dari Ibu Erna Sari Dewi selaku anggota Komisi V DPR RI untuk ikut memperjuangkan dan mendorong program normalisasi sungai di Kabupaten Rejang Lebong. Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan DPR RI sangat diperlukan agar persoalan banjir yang dihadapi masyarakat dapat segera ditangani,” kata Hendri.

Kepala BBWS Sumatera VIII Agus Safari menyambut baik aspirasi tersebut. Pihaknya menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti usulan melalui mekanisme dan tahapan yang berlaku. Agus juga berharap Anggota DPR RI Erna Sari Dewi dapat membantu mendorong program ini.

Pemkab Rejang Lebong berharap koordinasi dengan BBWS Sumatera VIII dan dukungan Komisi V DPR RI dapat mempercepat normalisasi sungai. Jika terealisasi, risiko banjir diharapkan bisa diminimalisir dan masyarakat mendapat manfaat dari pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.(RED)

 

 

sumber:mcrl

RELATED ARTICLES

Most Popular