REJANG LEBONG – Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong, Pera Hariyani, SE, membawa semangat kebanggaan daerah ke panggung Kongres Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026). Pera Hariyani tidak hanya hadir mendampingi perwakilan Rejang Lebong, tapi juga membawa warna budaya lokal yang kaya.
“Kebetulan perwakilan kita Rejang Lebong hadir di ketuai ibu Teti Sendari, Spd, Kepala Sekolah SDN 123 Kampung Jeruk, Binduriang, yang mana malam hari ini, Kamis (9/4/2026) malam, akan tampil dari Rejang Lebong membawakan tarian dengan lagu ‘lema’,” ujarnya.
Pera Hariyani memanfaatkan kesempatan untuk mempromosikan produk UMKM unggulan Rejang Lebong di ajang Kongres Koalisi Perempuan Indonesia (KPI). Pera Hariyani sendiri mengenakan batik Kaganga, produk Arum Batik, dalam acara tersebut.
“Saya malam hari ini menggunakan batik Kaganga UMKM kita Rejang Lebong Arum Batik. Dan saya sangat bangga dan batik kita akan terus kita promosikan begitu juga budaya-budaya kita Rejang Lebong agar tidak tenggelam,” kata Pera Hariyani dengan penuh semangat.
Menurut Pera Hariyani, batik Kaganga merupakan salah satu produk unggulan Rejang Lebong yang patut dibanggakan. “Batik Kaganga bukan hanya sekedar produk lokal, tapi juga merupakan identitas budaya kita. Kita harus terus mempromosikan dan melestarikannya,” ujarnya.
Pera Hariyani menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam melestarikan budaya lokal. “Kalau bukan kita, siapa lagi?” ujarnya, mengajak semua pihak untuk terus mendukung dan mempromosikan kekayaan budaya Rejang Lebong.
“Pelestarian budaya lokal bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat. Kita harus bekerja sama untuk mempromosikan dan melestarikan budaya kita, agar tidak hilang ditelan zaman,” tambah Pera Hariyani.
Dalam konteks lain, Pera Hariyani juga mengapresiasi dukungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong, Zakaria Efendi. “Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Pak Zakaria Efendi yang telah meminjamkan baju untuk tim KPI Rejang Lebong menari pada ajang Kongres KPI. Ini menunjukkan komitmen kita semua untuk memajukan Rejang Lebong,” ujarnya.
Kongres KPI ini menjadi ajang yang tepat bagi Pera Hariyani untuk memperkenalkan kekayaan budaya Rejang Lebong kepada masyarakat luas. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal.(Riski)
