REJANG LEBONG – Luhur Budi Santoso resmi menjabat Pelaksana tugas Kepala Dinas PUPRKP Kabupaten Rejang Lebong. Kinerjanya langsung diuji dalam 100 hari ke depan, di tengah keraguan sebagian pihak terhadap kemampuannya memimpin dinas yang mengelola anggaran besar.
Pada 2026, Dinas PUPRKP RL mengelola anggaran Rp91,13 miliar. Dana tersebut mencakup berbagai proyek fisik dan infrastruktur daerah yang menjadi sorotan publik.
“Target 100 hari ke depan adalah menuntaskan perencanaan untuk mendukung kegiatan fisik,” kata Luhur saat ditemui usai penetapan sebagai Plt Kadis PUPRKP, Jum’at (5/6/2026)
Luhur juga merespons keluhan masyarakat yang menilai kinerja dinas lamban dalam merespons bencana. Akibatnya, beberapa kegiatan sempat diambil alih pihak lain.
“Pada intinya pihak Dinas PUPRKP RL menjalankan segala sesuatunya sesuai regulasi atau aturan yang harus dipedomani. Jangan sampai kita melanggar aturan-aturan,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh pembangunan akan dijalankan sesuai regulasi dan dana yang telah dianggarkan. Luhur meminta masyarakat bersabar dan memaklumi keterbatasan dinas dalam mengambil kebijakan.
“Mudah-mudahan dengan waktu yang tersisa, pihaknya mampu melaksanakan pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” harapnya.
Dinas PUPRKP RL kini berada di bawah tekanan publik untuk mempercepat respons terhadap kerusakan infrastruktur, terutama pascabencana. Publik menunggu bukti konkret dari Plt kadis baru dalam 100 hari pertama menjabat.
