REJANG LEBONG – Gerak cepat Kodim 0409/Rejang Lebong membangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Merah, Kecamatan Curup Tengah, mendapat apresiasi langsung dari warga dan pemerintah desa. Pembangunan dimulai dengan fokus pada penyelesaian lantai dasar dan perataan batu sebagai fondasi awal.
Jembatan beton sepanjang 9 meter dengan lebar 5 meter ini menggunakan konstruksi balok T. Proses pemasangan lantai dasar dan pasangan batu kosong dilakukan untuk meratakan permukaan tanah keras dan mencegah beton bercampur tanah. Tujuannya agar struktur jembatan lebih kokoh dalam menahan beban.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan pekerjaan berjalan lancar berkat dukungan masyarakat dan cuaca yang mendukung.
“Saat ini pekerjaan telah dimulai. Alhamdulillah, pada awal pengerjaan ini mendapat dukungan penuh mulai dari masyarakat hingga cuaca yang mendukung,” ujar Dandim saat meninjau lokasi.
Selain membangun jembatan, personel Kodim juga memasang pelapis tebing sepanjang 10 meter di pintu masuk desa. Langkah ini menjawab keluhan warga atas ancaman longsor yang kerap memutus akses jalan.
“Selain pembangunan jembatan, kami juga mengerjakan pelapis tebing. Ini merupakan tindak lanjut dari permintaan pemerintah desa karena jalan masuk menuju Desa Air Merah membutuhkan penguatan tebing agar lebih aman bagi masyarakat,” jelas Dandim.
“Ini Aksi Nyata, Bukan Sekadar Sidak”
Kepala Desa Air Merah, Pairan, menyebut langkah Kodim 0409/RL sebagai bukti nyata kepedulian TNI terhadap warga terdampak bencana.
“Saya mengapresiasi gerak cepat Kodim 0409 Rejang Lebong. Ini aksi nyata yang sesungguhnya, bukan sekadar sidak. Terima kasih kepada Dandim yang telah mengusulkan bencana jalan dan jembatan longsor Air Merah menjadi salah satu titik lokasi program prioritas Jembatan Merah Putih Tahap V-VI,” kata Pairan, Senin (15/6/2026)
Apresiasi serupa disampaikan warga setempat, Andi. Ia menilai kehadiran TNI di lapangan menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.
“Saya mengapresiasi gerak cepat Dandim selaku putra daerah yang mempunyai beban moral membangun daerah. Infrastruktur ini ditargetkan memperlancar aktivitas warga sekaligus memperkuat akses jalan desa,” ujarnya.
Warga menyambut baik langkah TNI yang langsung turun tangan tanpa menunggu proses birokrasi panjang. Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi jalur vital yang memperlancar distribusi hasil pertanian dan mobilitas masyarakat Air Merah.(RED-08)
