Kamis, Juni 4, 2026

Pembangunan Jembatan Garuda Lubuk Bingin Baru Capai 71 Persen, Fokus Pengecoran Pondasi Angkur

- Advertisement -

REJANG LEBONG – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong, telah mencapai progres 71 persen. Saat ini personel Kodim 0409/Rejang Lebong memfokuskan pekerjaan pada pengecoran pondasi penarik angkur jembatan.

“Pengecoran pondasi penarik angkur jembatan adalah tahap krusial dalam konstruksi jembatan, terutama jembatan gantung atau kabel. Blok beton masif dibuat untuk mengunci kabel utama. Pondasi ini menahan seluruh beban tarik jembatan dan menyalurkannya dengan aman ke dalam tanah,” ujar salah seorang personel Kodim 0409/Rejang Lebong di lokasi proyek, Kamis (4/9/2026).

Personel menjelaskan tahapan pengecoran dilakukan secara sistematis. Pertama, tahap persiapan dan galian dilakukan dengan menggali area tapak pondasi sesuai kedalaman desain. Jika berada di dekat air atau tanah labil, struktur penahan tanah seperti shoring atau cofferdam akan dipasang. Elevasi dan sudut kemiringan angkur dicek menggunakan theodolite atau waterpass agar presisi.

Selanjutnya, rangka besi dan angkur dipasang. Besi beton dirangkai membentuk blok masif, sementara baut atau kabel angkur utama dipasang teliti di dalam cetakan agar tidak bergeser saat pengecoran. Proses penuangan beton ready mix dengan mutu tinggi fc’ 20–30 MPa kemudian dilakukan dan dipadatkan menggunakan mesin vibrator agar tidak berongga.

“Setelah dicor, beton dirawat selama 7 hingga 28 hari dengan penyiraman berkala atau penutupan karung basah agar mencapai kekuatan maksimal. Kalau sudah keras, kabel utama jembatan baru bisa ditarik dan dikunci pada angkur,” jelasnya.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengatakan pembangunan jembatan ini dikebut karena sangat vital bagi warga.

“Jembatan Garuda ini memang kita kebut. Mengingat fungsinya sangat penting untuk memutus isolasi geografis, menghubungkan wilayah pelosok, dan memperlancar konektivitas warga,” kata Dandim.

READ  ‎Polres Rejang Lebong Gelar Upacara Harkitnas ke-118, Tegaskan Peran Pemuda Jaga Kedaulatan NKRI ‎

Jembatan Garuda merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi rintangan alam seperti sungai agar akses transportasi lebih aman dan efisien. Kehadirannya diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, memudahkan distribusi hasil panen, serta mempermudah akses pendidikan dan kesehatan.

“Ini wujud nyata kehadiran pemerintah pusat hingga ke pelosok negeri untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Programnya dilaksanakan melalui kolaborasi TNI bersama warga setempat,” tambah Dandim.

Warga berharap jembatan segera rampung agar aktivitas ekonomi dan mobilitas harian, terutama anak sekolah dan layanan darurat, tidak lagi terkendala.(RED)

RELATED ARTICLES

Most Popular