Rabu, Juni 10, 2026

Warga Air Rusa dan Air Nau Bergotong Royong Sambut Jembatan Printis Garuda, Akhiri Penantian Puluhan Tahun

- Advertisement -

REJANG LEBONG – Semangat gotong royong membara di sekitar Jembatan Printis Garuda, Desa Air Rusa, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong, saat puluhan warga bahu-membahu membersihkan lokasi bersama personel TNI Kodim 0409/Rejang Lebong, Rabu siang (8 /6/2026)

‎Penantian panjang masyarakat Desa Air Rusa dan Desa Air Nau akhirnya terjawab setelah Kodim 0409/Rejang Lebong memastikan pembangunan Jembatan Printis Garuda akan segera dimulai melalui Program Jembatan Merah Putih Tahun 2026.

‎Begitu kabar itu tersebar, warga tanpa dikomando langsung turun ke lokasi dengan cangkul, parang, dan peralatan sederhana.

Suasana semakin cair ketika prajurit TNI ikut membaur mengangkat kayu bersama warga, hingga tak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian kerja warga.

‎“Ini bukan sekadar kerja bakti. Ini rasa syukur kami. Jembatan ini harapan besar yang sudah lama kami tunggu,” ujar Kepala Desa Air Rusa, Witono, di sela kegiatan.



‎Witono menyebut Jembatan Printis Garuda merupakan urat nadi penghubung antara Desa Air Rusa dan Desa Air Nau. Jembatan dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter yang akan dibangun itu diharapkan memangkas waktu tempuh, melancarkan distribusi hasil pertanian, serta mempermudah akses pelayanan kesehatan dan pendidikan.

‎“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0409/Rejang Lebong. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat dan akan memberikan manfaat besar bagi warga Air Rusa maupun Air Nau, karena jembatan ini adalah jembatan penghubung antar desa,” ujarnya.

‎Menurut Witono, jembatan lama yang dibangun puluhan tahun lalu kini sudah rapuh dan membahayakan sehingga aktivitas warga sering terhambat saat musim hujan.

‎“Jembatan tersebut menjadi salah satu akses utama masyarakat. Namun karena dibangun puluhan tahun lalu, kondisinya terus menurun sehingga membutuhkan pembangunan baru yang lebih kuat dan aman. Maka dari itu kami sangat berterima kasih kepada TNI,” tambah Witono.

‎Dandim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agus Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, mengapresiasi antusiasme warga yang langsung turun membersihkan lokasi.

‎“Kita mendapatkan respons positif dari warga karena jembatan penghubung ini memang sangat dinanti. Sudah 10 tahun terakhir belum tersentuh pembangunan. Bahkan hari ini puluhan warga antusias bergotong royong membersihkan area sekitar lokasi sebagai bentuk partisipasi menyukseskan kegiatan. Untuk spesifikasi, jembatan akan dibangun dengan panjang 12 meter dan lebar 5 meter menggunakan material beton,” tegasnya.

‎Program Jembatan Merah Putih 2026 Kodim 0409/Rejang Lebong menargetkan pembangunan enam jembatan di berbagai wilayah untuk memutus keterisolasian dan memperlancar mobilitas warga.

‎Kehadiran jembatan beton di Desa Air Rusa diharapkan mengakhiri riwayat jembatan tua yang rapuh, sekaligus membuka akses yang lebih cepat, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Air Rusa dan Air Nau.

‎Antusiasme warga yang tumpah ruah di lokasi menjadi bukti nyata bahwa pembangunan akan berjalan lancar ketika masyarakat dan TNI bergerak bersama.(RED)

READ  Bupati Rejang Lebong Ajak Anak Yatim Berwisata Gratis di Danau Mas Harun Bastari
RELATED ARTICLES

Most Popular