Selasa, Juli 28, 2026

Pasca TMMD ke-127, Warga Desa Seguring Ucapkan Terima Kasih untuk Kodim 0409/RL atas 6 Sumur TMMD

- Advertisement -

REJANG LEBONG – Bagi masyarakat Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara, air bersih bukan sekadar kebutuhan. Selama bertahun-tahun warga harus menempuh ratusan meter dan menuruni tebing curam demi mendapatkan air layak pakai. Kini, lewat program TMMD ke-127 Kodim 0409/Rejang Lebong, 6 titik sumur bor resmi beroperasi dan mengubah pola hidup warga dari akar.

Di balik selesainya pembangunan itu, ada satu nama yang terus disebut warga: Dandim 0409/RL Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla. Bukan karena protokoler, tapi karena keputusannya memprioritaskan Seguring sebagai sasaran fisik TMMD setelah mendengar langsung keluhan warga saat pra-TMMD.

Berikut kupasan mendalam dari 3 warga Seguring yang merasakan dampaknya secara langsung:

Relly (40), Pedagang: “Kesulitan air bersih akhirnya teratasi”

Relly mengaku selama ini usaha dagangnya terhambat karena pasokan air yang tidak menentu.

“Dengan adanya sumur bor bantuan Kodim, masyarakat Desa Seguring sangat terbantu. Dulu desa ini sangat sulit akses air bersih. Tapi sejak ada bantuan dari Kodim 0409 Rejang Lebong, semua kesulitan itu bisa diatasi,” ujarnya, Selasa (19/5/2026)

Ia menegaskan bantuan ini bukan hanya untuk satu keluarga, tapi untuk seluruh warga.  “Atas nama pribadi dan masyarakat Seguring, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kodim 0409 Rejang Lebong. Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Relly

Bahrun (67), Petani Kopi: “Dulu 1 jam cuma buat ngambil air bersih”

Bahrun bercerita, setiap pagi ia dan istri harus turun ke mata air di bawah kebun. Pulang pergi bisa menghabiskan 1 jam.  “Kalau musim kemarau, airnya kecil, keruh lagi,” katanya pelan.

Awalnya ia tidak percaya saat tim Kodim datang membawa kabar baik.  “Mereka jongkok, tanya berapa anak, berapa jauh ambil air. Malamnya rapat desa langsung putuskan titik sumur. Itu baru namanya komandan yang dengar rakyat,” ujar Bahrun.

READ  Jembatan Gantung Garuda Rampung 100%, Warga Dwi Tunggal Sambut Harapan Baru ‎

Bagi petani kopi ini, sumur bor bukan sekadar fasilitas, tapi penolong waktu dan tenaga.  “Ini menghemat tenaga, menghemat waktu. Saya bisa lebih fokus ke kebun kopi. Terima kasih Kodim 0409, terima kasih Pak Agung Lewis. Air ini rezeki untuk cucu-cucu kami,” ungkap Bahrun

Safe’i (42), Kepala Dusun II: “Ini bukti TNI hadir sebelum diminta”

Sebagai perangkat desa, Safe’i paling paham titik krisis air di Seguring. Dari 6 titik sumur, 2 berada di dusunnya.  “Sudah lama kami usulkan ke kabupaten, tapi selalu terkendala anggaran. Tiba-tiba Kodim 0409 masuk lewat TMMD dan langsung eksekusi,” jelasnya.

Dampaknya langsung terasa di tingkat rumah tangga.  “Sekarang ibu-ibu bisa buka usaha jualan kue, anak-anak lebih rajin sekolah karena tidak perlu bantu ambil air pagi-pagi. Ini namanya pembangunan yang menyentuh. Terima kasih Kodim 0409, terima kasih Pak Agung Lewis. TNI benar-benar hadir sebelum kami minta,”pungkas Safe’i

Makna di Balik 6 SumurKeenam sumur bor yang dibangun Kodim 0409/RL dalam TMMD ke-127 bukan proyek seremonial. Masing-masing dirancang untuk melayani puluhan KK dengan debit air yang stabil sepanjang tahun.Letkol Inf Agung Lewis Oktorada menegaskan, pembangunan sumur lahir dari prinsip dasar pembinaan teritorial.

“Kami tidak bisa bicara ketahanan wilayah kalau warga masih kesulitan air bersih. TMMD adalah wujud nyata TNI bersama rakyat membangun dari bawah,” ujarnya saat peresmian.

Kolaborasi dengan Pemkab Rejang Lebong, perangkat desa, dan gotong royong warga membuat 6 titik selesai tepat waktu. Sebagian besar anggaran juga berasal dari swadaya satuan, dan APBD Rejang Lebong.

Bagi Desa Seguring, 6 sumur ini adalah bukti bahwa kepedulian yang ditindaklanjuti dengan aksi nyata jauh lebih kuat dari sekadar janji. Dan bagi Kodim 0409/RL, ini adalah bagian dari tugas menjaga wilayah—dengan memastikan rakyatnya hidup sehat, sejahtera, dan tidak tertinggal.(RED)

RELATED ARTICLES

Most Popular