Selasa, Juli 28, 2026

DPRD Rejang Lebong Desak BPJS Tempatkan Petugas 24 Jam di RSUD ‎

- Advertisement -

‎REJANG LEBONG – Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong, Hidayatullah, mendukung penuh permintaan manajemen RSUD Rejang Lebong agar BPJS Kesehatan menempatkan personel stand by_24 jam di rumah sakit.

‎Politikus PKS yang berlatar belakang jurnalis itu menilai kehadiran petugas BPJS sangat penting untuk mencegah gejolak di lapangan.

‎”Persoalan layanan seperti ini sudah kita bahas beberapa waktu lalu saat hearing dengan BPJS, RSUD, dan Dinkes. Ini perlu disikapi oleh BPJS agar bisa menempatkan petugasnya di RSUD,” ujar Hidayatullah, Kamis (16/7/2026).

‎Menurutnya, tujuan utama penempatan petugas 24 jam adalah untuk menyelesaikan kendala teknis layanan BPJS secara cepat.

‎”Jangan sampai ketika ada problem pada klaim BPJS, pasien terkendala. Misalnya ada pasien yang tidak bisa dilayani dengan fasilitas BPJS. Hal seperti ini petugas BPJS yang mesti menjelaskan detail ke pasien, agar tidak menimbulkan gejolak,” tegasnya.

‎Hidayatullah mendorong BPJS Kesehatan untuk serius menindaklanjuti usulan tersebut.

‎“Oleh karenanya kita mendorong BPJS dapat serius menyikapi hal seperti ini,” pungkasnya.

‎Sebelumnya, Plt Direktur RSUD Rejang Lebong, Nova Frisca Elianti, juga menyampaikan keluhan yang sama. Menurutnya, ketidakhadiran petugas BPJS secara permanen membuat tenaga kesehatan terbebani urusan administrasi kepesertaan yang bukan ranahnya.

‎Dikabarkan sebelumnya,RSUD Rejang Lebong meminta BPJS Kesehatan menempatkan petugas yang stand by 24 jam di IGD dan poliklinik.

‎Plt Direktur RSUD, Nova Frisca Elianti, mengatakan permintaan itu untuk mempercepat pelayanan dan mengurangi beban tenaga kesehatan.

‎“Sering kali keluhan administrasi BPJS dilimpahkan ke Nakes. Padahal tugas kami hanya melayani medis, bukan urusan kepesertaan,” ujar Nova, Rabu (15/7/2026).

‎Nova menyebut selama ini petugas BPJS hanya datang sesekali. Akibatnya saat ada kendala validasi, rujukan, atau sistem, pasien dan rumah sakit kesulitan mencari solusi cepat.

READ  Aula Makodim 0409/Rejang Lebong Bergemuruh! Nobar Piala Dunia 2026 Satukan TNI-Rakyat

‎“Kami minta BPJS punya petugas yang benar-benar stand by 24 jam. Dulu zaman Askes sistem ini efektif dan sebaiknya diterapkan lagi,” tegasnya.

‎Menurutnya, jika petugas BPJS siaga 24 jam, antrean bisa dipangkas, pelayanan lebih cepat, dan konflik antara pasien dengan Nakes bisa diminimalkan.(RED)

RELATED ARTICLES

Most Popular