REJANG LEBONG – Ribuan personel TNI, aparat pemerintah, dan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong turun ke jalan secara serentak.
Aksi bersih-bersih massal itu digelar Kodim 0409/Rejang Lebong dalam rangka memperingati HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan Karya Bakti dilaksanakan di seluruh jajaran Koramil. Sasarannya fasilitas umum, tempat ibadah, saluran drainase, hingga titik-titik rawan kotor dan banjir.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla, menegaskan karya bakti ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah bukti nyata pengabdian TNI AD di tengah masyarakat.
“Karya bakti ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian TNI AD kepada masyarakat. Melalui momentum HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, kami ingin menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir, bekerja bersama rakyat, dan menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan di lingkungan, salah satunya melalui budaya gotong royong,” ujar Dandim.
Menurut Agung, gotong royong adalah kekuatan utama bangsa yang tidak boleh padam. Kegiatan ini sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Semangat gotong royong yang diwariskan para pendahulu bangsa harus terus dipelihara,” tegasnya.
Di lapangan, suasana kebersamaan sangat terasa. Tanpa membedakan pangkat, jabatan, maupun profesi, seluruh peserta kompak menyapu jalan, mengangkat sampah, dan membersihkan drainase.
Aksi serentak ini menjadi sinyal komitmen Kodim 0409. Selain menjaga keamanan, TNI juga mengambil peran nyata dalam pembangunan sosial dan kepedulian lingkungan di wilayah binaan.
“Kami hadir tidak hanya saat ada ancaman. Tapi juga saat masyarakat butuh lingkungan yang bersih dan sehat,” tambah Letkol Agung.
Melalui HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Kodim 0409 berharap semangat kebersamaan yang terbangun hari ini terus dijaga.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat disebut menjadi modal penting mewujudkan lingkungan bersih dan persatuan yang kuat.
Dengan semangat yang sama di tiga kabupaten, Karya Bakti ini diharapkan menjadi awal dari budaya bersih-bersih rutin, bukan hanya saat ada peringatan.(RED)

