Tragedi di Bendungan Trokon: Dua Pelajar MTSN 61 Kepahiang Tenggelam

Reporter: Nike Herlina | Editor: Arpis Donalta

REJANG LEBONG- Dua pelajar MTSN 61 Kepahiang, Laura Nur Hidayah Rahmaini dan Devani, berusia 13 tahun, meninggal dunia setelah tenggelam di Bendungan Trokon, Desa Cawang Lama, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong, pada Selasa, 25 November 2025, sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi Tiara, teman korban, Laura dan Devani bermain air di pinggir bendungan sebelum akhirnya Laura pergi ke tengah bendungan dan tenggelam.

“Devani mencoba menolong, namun keduanya tenggelam. Tiara yang juga hampir tenggelam berhasil menyelamatkan diri dan meminta bantuan kepada warga sekitar,” ungkap Kapolsek Selupu Rejang, IPTU Ibnu Sina Alfarobi.

Warga sekitar, Wanda Prayoga, segera menolong korban dengan bantuan Krisbantoro, Kadus II Desa Cawang Lama, yang menggunakan mobil R4 untuk membawa korban ke Rumah Sakit Annisa.

“Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil, dan kedua korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit,” tambah Kapolsek.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa korban tidak bisa berenang, dan kedalaman bendungan sekitar 3,5 meter. Kedua korban telah dijemput keluarga untuk dikebumikan.

Kapolsek Selupu Rejang, IPTU Ibnu Sina Alfarobi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah kecelakaan di Bendungan Trokon, termasuk pemasangan papan himbauan untuk tidak mandi di kawasan bendungan yang dalam.

Hal ini dilakukan sebagai respons atas tragedi tenggelamnya seorang pelajar perempuan pada 9 Juni 2024 lalu, yang menyebabkan kematian.

“Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di sekitar bendungan dan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap anak-anak yang bermain di area berbahaya,” pungkas Kapolsek.

Print:
READ  DPRD Rejang Lebong Serap Aspirasi,Fokus Pada Banjir, BPJS dan Dana Desa