Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari Buka FGD Ekspedisi Patriot Undip: Sinergi untuk Kemajuan Transmigrasi

Editor: Arpis Donalta

REJANG LEBONG- Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari membuka Focus Group Discussion (FGD) Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (Undip) yang bekerja sama dengan Kementerian Transmigrasi.

Acara ini digelar di Ruang Pola Pemkab dan dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, Rabu (3/12/2025)

Dalam sambutannya, Bupati Fikri menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Transmigrasi dan Undip yang telah melaksanakan riset komprehensif di kawasan transmigrasi Bukit Merbau.

“Hasil riset ini diharapkan membantu peningkatan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi. Kami juga berharap hasil Ekspedisi Patriot Undip ini dapat dilaporkan ke Kementrans dan menjadi bahan pertimbangan pemkab dalam mengambil kebijakan ke depan,” kata Bupati.

Bupati Fikri mengakui masih terdapat persoalan infrastruktur, terutama jalan, yang belum memadai di berbagai desa termasuk kawasan transmigrasi.

Ia menjabarkan sejumlah lokasi transmigrasi di Rejang Lebong yang membutuhkan perhatian, seperti Taktoi, Blumai, Kasie Kasubun, Bukit Batu, Bukit Merbau, Taba Tinggi, dan Karang Baru.

Kadis Nakertrans M. Andhy Afriyanto menjelaskan sejarah penempatan transmigrasi di Rejang Lebong sejak 1983.

Hingga 2016, terdapat 18 lokasi transmigrasi dengan total warga transmigrasi mencapai 2.577 kepala keluarga atau 10.162 jiwa.

Andhy juga menjelaskan bahwa tahun 2025 Kementrans RI meluncurkan program Ekspedisi Patriot Undip di 156 lokasi transmigrasi seluruh Indonesia, termasuk wilayah Padang Ulak Tanding.

Tim riset bertujuan menghasilkan produk riset terapan dan menjembatani dunia akademik dengan kebijakan pembangunan.

Ketua Tim II, Rosyida, mengungkapkan bahwa riset dilakukan di kawasan transmigrasi Bukit Batu dengan fokus pada identifikasi komoditas unggulan dan evaluasi kondisi ekonomi.

Ia juga menyinggung potensi kebahayaan alam di kawasan transmigrasi, seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan.(mcl)

 

Print: