Kamis, Juni 4, 2026

Kodim 0409 Rejang Lebong Komitmen Dukung Cetak Sawah Rakyat Bengkulu

- Advertisement -

BENGKULU – Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong menyatakan dukungan penuh terhadap Program Cetak Sawah Rakyat di Bengkulu. Pernyataan itu disampaikan Dandim Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla saat mengikuti rapat evaluasi program bersama Pemprov Bengkulu di Kantor Gubernur, Senin (2/6/2026).

Rapat dipimpin Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni. Agenda utamanya mengevaluasi capaian 2025 dan mencari solusi kendala di lapangan agar lahan cetak sawah segera produktif.

Data Disbun TPH Provinsi Bengkulu menyebut alokasi 2025 untuk Bengkulu mencapai 2.200 hektare. Proses Survey Investigasi dan Desain sudah rampung di 1.542,57 hektare. Tahap konstruksi berjalan di 861,9 hektare. Lahan seluas 319,9 hektare bahkan sudah masuk masa tanam dan panen di Bengkulu Utara, Seluma, serta Rejang Lebong.

Sorotan utama ada di Desa Tanjung Gelang, Rejang Lebong. Dari 572 hektare lahan cetak sawah di desa itu, pemanfaatannya masih terhambat karena jaringan irigasi belum berfungsi maksimal.

Dandim Agung Lewis memastikan TNI AD akan all out mengawal program ini sampai kendala teratasi.

“TNI siap mendukung program cetak sawah ini secara maksimal. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Balai Wilayah Sungai, instansi teknis terkait, serta masyarakat dalam upaya mempercepat penyelesaian permasalahan irigasi sehingga lahan yang telah dicetak dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian. Akan kita maksimalkan,” ujar Letkol Agung Lewis.

Menurutnya, pembukaan lahan saja tidak cukup tanpa infrastruktur air yang andal.

“Penyelesaian persoalan irigasi memerlukan kajian teknis yang matang dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga ahli hidrologi, agar solusi yang diterapkan sesuai dengan kondisi geografis dan kontur wilayah setempat,” jelasnya.

Sekda Herwan Antoni menambahkan, Pemprov Bengkulu tidak akan membiarkan lahan mangkrak karena masalah air. Upaya pembangunan jaringan perpipaan sudah berjalan dan koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan.

READ  ‎Kodim 0409 dan Walet Fish Sinergi Kuatkan Pangan Desa Lewat Bioflok ‎

“Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk pembangunan jaringan perpipaan dan koordinasi dengan pemerintah pusat. Namun masih diperlukan kajian teknis lanjutan untuk mengalirkan air ke kawasan sawah dengan kondisi kontur tertentu,” tegas Herwan.

Untuk 2026, Kementerian Pertanian mengindikasikan Bengkulu dapat alokasi cetak sawah 5.000 sampai 6.000 hektare. Pemprov kini menunggu usulan lokasi dari kabupaten/kota untuk penyusunan SID.

Sinergi Pemda, TNI, Balai Wilayah Sungai, dan instansi teknis diharapkan mempercepat solusi irigasi. Targetnya jelas: produktivitas petani naik, kesejahteraan meningkat, ketahanan pangan Bengkulu menguat.(RED)

RELATED ARTICLES

Most Popular