REJANG LEBONG – Program budidaya ikan nila sistem bioflok yang diinisiasi Kodim 0409/Rejang Lebong mulai menunjukkan hasil.
Warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang, mengaku merasakan manfaat nyata, baik untuk pemenuhan pangan keluarga maupun peluang usaha baru.
Program ini dijalankan Kodim 0409 bersama Kelompok Pembudidaya Ikan Walet Fish. Pada tahap awal, dua kolam bioflok dibangun langsung oleh Babinsa bersama warga. Sebanyak 3.500 bibit nila ditebar, terdiri dari 2.000 ekor di kolam pertama dan 1.500 ekor di kolam kedua.
Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan Walet Fish, Surya Suhada, mengatakan perkembangan budidaya berjalan lancar sejak kolam dibuat hingga usia ikan dua bulan.
”Program ini sangat membantu masyarakat. Selain mendukung ketahanan pangan, budidaya ikan nila ini juga membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar,” ujar Surya, Kamis (14/5/2026)
Ia berharap program ini terus dikembangkan dengan menambah jumlah kolam dan melibatkan lebih banyak warga sebagai pengelola.
”Kami berharap ke depan program ini bisa semakin besar dan melibatkan lebih banyak warga, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas,” harapnya.
Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Agung Lewis Oktorada,M.Tr.Opsla, melalui Babinsa Desa Kampung Baru Muhammad Ali menjelaskan, program ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan pangan di wilayah pedesaan.
”Program budidaya ikan nila ini merupakan salah satu upaya kami dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Hasil panen nantinya akan didistribusikan dengan harga jauh lebih terjangkau dibanding pasaran, agar warga bisa mendapat protein berkualitas dengan harga murah,” kata Muhammad Ali.
Selain menekan harga ikan, keberadaan kolam bioflok diharapkan jadi contoh pemberdayaan masyarakat berbasis perikanan. Program ini juga mempererat semangat gotong royong antara TNI dan warga.
Ke depan, Kodim 0409 berencana memperluas program dengan menambah jumlah kolam bioflok.
”Kami berharap program ini terus berkembang dan memberikan dampak positif, tidak hanya untuk ketahanan pangan tapi juga meningkatkan kesejahteraan warga,” tutup Muhammad Ali.
Warga Kampung Baru menyambut hangat program ini dan berharap kegiatan serupa bisa berlanjut sebagai solusi menjaga stabilitas pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.(RED-01)






