REJANG LEBONG – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong, terus dikebut. Hingga Senin (25/05/2026), progres pengerjaan sudah mencapai 67 persen.
Fokus pekerjaan saat ini berada pada tahap pengecoran pondasi. Tahapan ini menjadi kunci sebelum pekerjaan utama jembatan dilanjutkan.
Jembatan ini dibangun melalui inisiatif Kodim 0409/Rejang Lebong untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Begitu selesai, jembatan sepanjang 60 meter itu akan menjadi akses vital bagi 341 Kepala Keluarga atau 621 jiwa warga Lubuk Bingin Baru.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.,Opsla, mengapresiasi keterlibatan warga yang ikut bergotong royong di lokasi.
”Saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang luar biasa semangatnya. Tanpa gotong royong, progres tidak akan secepat ini. Kami targetkan pekerjaan selesai tepat waktu agar manfaatnya segera dirasakan warga,” ujar Letkol Agung di lokasi pembangunan.
Selama ini, warga harus memutar jalan jauh dan melewati jalur berbahaya untuk keluar masuk desa, terutama saat mengangkut hasil pertanian. Kondisi itu menghambat distribusi hasil bumi dan aktivitas ekonomi desa.
”Dengan adanya jembatan ini, petani akan lebih mudah mengangkut hasil panen. Akses ke sekolah, pasar, dan layanan kesehatan juga jadi lebih dekat. Ini harapan lama warga yang sekarang mulai terwujud,” kata Letkol Agung.
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda dikerjakan bersama antara personel TNI dan warga setempat. Semangat gotong royong yang terlihat sejak awal menjadi penentu cepatnya progres di lapangan.
Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik. Kehadirannya diharapkan memangkas biaya transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan mendongkrak perekonomian desa.
“Kalau akses sudah lancar, roda ekonomi pasti ikut bergerak. Itu tujuan utamanya,” tutup Dandim.(RED-01)
Sumber: Penerangan Kodim
