REJANG LEBONG – Setelah merampungkan pelapis tebing jalan longsor di desa yang sama, Kodim 0409/Rejang Lebong langsung tancap gas membangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Air Merah. Saat ini fokus pekerjaan masuk ke tahap krusial perakitan besi pondasi jembatan, Selasa (23/6/2026)
Personel Kodim bersama teknisi terlihat merangkai dan mengikat tulangan besi beton sesuai spesifikasi teknis. Proses ini membentuk kerangka cakar ayam atau pondasi tapak yang berfungsi menahan dan meneruskan beban jembatan ke tanah.
“Kegiatan perakitan besi pondasi jembatan adalah tahap krusial dalam konstruksi struktur bawah,” ujar personel Kodim yang didampingi teknisi di lokasi.
Tahapan pekerjaan meliputi merangkai dan mengikat besi tulangan menjadi kerangka utama untuk menguatkan struktur pondasi dan abutment. Setelah rangka besi terpasang kuat, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecoran untuk mengikat besi dengan beton. Sebelumnya, lokasi juga dibersihkan, diratakan, dan digali untuk membuat dudukan konstruksi utama.
Antusiasme warga terhadap pembangunan jembatan ini sangat tinggi karena sudah lama dinanti. Bencana longsor beberapa waktu lalu memaksa masyarakat memutar arah, menambah jarak dan waktu tempuh perjalanan.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla., mengatakan progres pembangunan di wilayah ini terus dikebut untuk membuka akses logistik pertanian, dan memangkas jalur distribusi.
Pihak Kodim menyambut positif tingginya antusiasme masyarakat. “TNI memandang antusiasme warga membuktikan besarnya harapan akan hadirnya infrastruktur,” ujarnya.
Bagi warga sekitar, progres pembangunan jembatan ini menjadi kabar baik. Jembatan Perintis Garuda nantinya akan menjadi akses vital penghubung yang memperlancar jalur transportasi ekonomi dan pendidikan di wilayah tersebut.(RED)

