Kamis, Juni 4, 2026

‎Panen Jagung Berkelanjutan di Penanjung Panjang, Babinsa Kawal Program 1 Desa 1 Hektar ‎ ‎

- Advertisement -

KEPAHIANG – Program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto mulai menampakkan hasil nyata di Kabupaten Kepahiang.

‎Desa Penanjung Panjang, Kecamatan Tebat Karai, berhasil menjalankan konsep 1 Desa 1 Hektar, secara produktif dan berkelanjutan.

‎Kunci keberhasilan ini tak lepas dari pendampingan langsung TNI Angkatan Darat melalui Babinsa Koramil 409-10/Bermani Ilir, Kodim 0409/Rejang Lebong.

‎Serda Bambang Hari Priyanto rutin turun ke sawah untuk memantau dan mendampingi petani sejak pengolahan lahan hingga panen.

‎”Kami hadir untuk memotivasi dan memastikan setiap tahapan pertanian berjalan baik, demi terwujudnya kesejahteraan petani dan terpenuhinya kebutuhan pangan kita bersama,” ujar Serda Bambang saat ditemui di lokasi, Kamis (14/5/2026)

Hasilnya terlihat jelas. Pada 7 Februari 2026, Desa Penanjung Panjang menggelar panen raya jagung dengan hasil yang memuaskan.

‎Alih-alih berhenti, petani langsung mengolah kembali lahan pascapanen dan menanam ulang. Siklus ini membuat produksi jagung di desa tersebut terus berjalan tanpa jeda.

‎‎Program penanaman jagung seluas satu hektar per desa dirancang untuk memperkuat stok pangan daerah sekaligus menyokong target swasembada pangan nasional. Dengan pengawasan aktif Babinsa, pola pertanian produktif dan berkelanjutan diharapkan bisa dijaga.

Komandan Kodim 0409/RL Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, menegaskan pendampingan ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah.

‎”Ini bukan sekadar simbol. Babinsa kami turun langsung untuk memastikan program berjalan di lapangan dan memberi dampak ke petani,” tegasnya melalui Serda Bambang.

‎Langkah ini membuat Desa Penanjung Panjang kini menjadi contoh keberhasilan pembangunan pertanian di Kepahiang. Sinergi antara TNI dan masyarakat menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya wacana, tapi sudah berjalan nyata di tingkat desa.

‎‎Warga pun menyambut positif. Kehadiran Babinsa di tengah sawah memberi semangat sekaligus rasa aman bagi petani dalam mengelola lahan.(RED)

READ  Progres 67 Persen, Jembatan Gantung Garuda Rejang Lebong Segera Hubungkan 341 KK ‎

RELATED ARTICLES

Most Popular