REJANG LEBONG – Persoalan banjir masih menjadi momok besar bagi sebagian masyarakat di Rejang Lebong, terutama warga dusun 4 Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan.
Genangan air yang terjadi di jalan raya disebabkan oleh saluran air yang tersumbat, sehingga air hujan menggenangi jalan dan menciptakan genangan yang memakan waktu lama untuk surut.
”Genangan air yang tergenang dalam waktu lama di permukaan aspal akan meresap dan melemahkan pondasi jalan, sehingga mengakibatkan kerusakan jalan berupa lubang, retak dan penurunan badan jalan,” kata Yono, warga setempat, Minggu (8/3/2026).
Genangan air juga mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama sepeda motor, karena genangan air menutupi lubang di jalan hotmix dan menciptakan risiko kecelakaan tinggi.
Penyebab penyumbatan saluran air tidak hanya disebabkan oleh sampah organik dan sampah rumah tangga, tetapi juga diduga drainase ditutup permanen oleh salah seorang warga setempat.
”Masalah ini harus segera ditangani oleh pemerintah setempat, karena tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa,” ujar Heri, warga lainnya.
Pemerintah setempat diharapkan dapat mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, membersihkan saluran air, memperbaiki infrastruktur drainase, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Warga berharap dinas terkait menindak tegas dan meminta warga jangan menutup drainase.
”Kami berharap pemerintah dapat segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini dan mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih parah,” tambah Yono. (Nike)






