Desa Kampung Baru Rejang Lebong Luncurkan Program Agro Pangan Terpadu Zero Waste

Editor: Riski Ananda
Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri Thobari, mengapresiasi gagasan Desa Kampung Baru dan menyatakan bahwa program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang fokus mendorong swasembada pangan nasional.(Photo dok ist)
Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri Thobari, mengapresiasi gagasan Desa Kampung Baru dan menyatakan bahwa program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang fokus mendorong swasembada pangan nasional.(Photo dok ist)

REJANG LEBONG – Pemerintah Desa Kampung Baru, Kecamatan Selupu Rejang, meluncurkan Program Agro Pangan Terpadu Zero Waste sebagai langkah strategis memanfaatkan lahan secara maksimal dan berkelanjutan.

Kepala Desa Kampung Baru, Rudi Ramadani, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang cara memanfaatkan lahan terbatas agar mampu menghasilkan produksi yang lebih banyak dalam waktu yang relatif singkat.

“Konsepnya bukan sekadar bertani atau beternak biasa, tetapi berbasis sistem. Desa kita mulai mengikuti perkembangan zaman. Untuk pertanian nanti akan menggunakan sistem berbasis teknologi atau IoT, sehingga pengelolaan lebih efisien dan hasilnya maksimal,” ujar Rudi, Kamis (5/3/2026)

Program ini sudah dimulai dengan peternakan ikan menggunakan metode bioflok, dan akan dikembangkan lebih lanjut dengan peternakan kambing sebagai bagian dari konsep zero waste.

“Harapannya, Agro Pangan Terpadu ini bisa membantu masyarakat meningkatkan pendapatan sekaligus menjadi contoh pengelolaan lahan modern di tingkat desa,” tambahnya.

Bupati Rejang Lebong, H. M. Fikri Thobari, mengapresiasi gagasan Desa Kampung Baru dan menyatakan bahwa program ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang fokus mendorong swasembada pangan nasional.

“Kami mengapresiasi ide luar biasa terkait Agro Pangan Terpadu yang diinisiasi oleh Kades Kampung Baru untuk membuat desa lebih maju. Insya Allah, Pemkab Rejang Lebong akan membackup penuh ide ini agar benar-benar memberi dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati.

Program ini berpotensi disinergikan dengan Pondok Pesantren Ulumul Quran Hidayatullah dan Panti Asuhan Anak Sholeh yang juga memiliki kegiatan peternakan kambing. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem pangan terpadu di Kabupaten Rejang Lebong.

Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, Program Agro Pangan Terpadu Zero Waste Desa Kampung Baru diharapkan tidak hanya berkembang di tingkat desa, tetapi juga dapat direplikasi secara lebih luas dan menjadi model percontohan ketahanan pangan berbasis desa di Kabupaten Rejang Lebong.(***)

Print: