Berkah Besar! Yonif TP Bakal Dibangun di Bekas Kebun Teh Kepahiang

Editor: Riski Ananda
Kepala Desa Barat Wetan, Bejo, tak bisa sembunyikan semangatnya. “Kami seluruh warga Desa Barat Wetan sangat bersyukur dan senang sekali mendengar rencana ini. Apalagi sudah ada peninjauan langsung dari Bapak Dandim, artinya harapan kami semakin nyata. Menurut pandangan kami, kehadiran Yonif TP ini adalah berkah besar. Bukan hanya soal pertahanan, tapi TNI di sini akan sangat berperan memajukan ekonomi kami, membuka peluang baru, dan memastikan desa kami aman, tertib, dan maju,” tegas Kades Bejo, Sabtu (9/5/2026). (Photo dok ist)
Kepala Desa Barat Wetan, Bejo, tak bisa sembunyikan semangatnya. “Kami seluruh warga Desa Barat Wetan sangat bersyukur dan senang sekali mendengar rencana ini. Apalagi sudah ada peninjauan langsung dari Bapak Dandim, artinya harapan kami semakin nyata. Menurut pandangan kami, kehadiran Yonif TP ini adalah berkah besar. Bukan hanya soal pertahanan, tapi TNI di sini akan sangat berperan memajukan ekonomi kami, membuka peluang baru, dan memastikan desa kami aman, tertib, dan maju,” tegas Kades Bejo, Sabtu (9/5/2026). (Photo dok ist)

KEPAHIANG Lahan bekas perkebunan teh PT TUM di Desa Barat Wetan, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang yang dulu sunyi, kini riuh oleh harapan. Kabar bakal berdirinya Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan alias Yonif TP di atas tanah yang sudah kembali jadi aset negara itu disambut warga bagai “durian runtuh”.

Ini bukan markas militer biasa. Yonif TP dirancang jadi prajurit bermata dua: “tangan kanan membangun ekonomi, tangan kiri menjaga pertahanan”. Ada kompi pertanian, perikanan, peternakan, sampai kompi kesehatan. Lahan sekitar markas bakal disulap jadi sawah produktif penopang pangan, terutama beras, sekaligus jadi percontohan buat petani desa.

Harapan warga makin nyata setelah Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, turun langsung ke lokasi. Pak Dandim cek satu-satu kelayakan lahan. Bagi warga, jejak sepatu loreng itu adalah stempel: rencana ini serius, bukan wacana.

Kepala Desa Barat Wetan, Bejo, tak bisa sembunyikan semangatnya. “Kami seluruh warga Desa Barat Wetan sangat bersyukur dan senang sekali mendengar rencana ini. Apalagi sudah ada peninjauan langsung dari Bapak Dandim, artinya harapan kami semakin nyata. Menurut pandangan kami, kehadiran Yonif TP ini adalah berkah besar. Bukan hanya soal pertahanan, tapi TNI di sini akan sangat berperan memajukan ekonomi kami, membuka peluang baru, dan memastikan desa kami aman, tertib, dan maju,” tegas Kades Bejo, Sabtu (9/5/2026)

Bagi warga, Yonif TP adalah paket lengkap. Pertama, soal perut: kompi pertanian-peternakan bakal buka lapangan kerja dan transfer teknologi ke petani. Kedua, soal rasa aman: satuan ini disebut sebagai “Perisai Trisula Nusantara” yang bikin warga tidur lebih nyenyak karena TNI ada di halaman rumah. Ketiga, soal akses: tugas Yonif TP juga termasuk buka jalan dan memperkuat konektivitas. Desa yang dulu sulit dijangkau bakal makin lancar urat nadinya. Keempat, soal sehat: kompi kesehatan TNI siap jadi tumpuan baru layanan medis warga yang murah dan dekat.

READ  Kisah Sukses Kapolda Bengkulu: Dari Keluarga Sederhana hingga Puncak Kepemimpinan

Dulu lahan PT TUM sepi ditinggal. Kini, warga membayangkan deru traktor di sawah binaan TNI, anak-anak berobat di klinik Yonif, dan jalan desa mulus dilalui truk hasil bumi. Bukan cuma benteng pertahanan, Yonif TP di Barat Wetan diimpikan jadi mesin ekonomi baru Kepahiang.

Warga kini tinggal menunggu satu hal: kapan dozer pertama masuk, dan mimpi “bekas kebun teh jadi pusat kesejahteraan” benar-benar dimulai. (TIM)

Print: