REJANG LEBONG – Kabar gembira untuk warga Rejang Lebong. Kodim 0409/Rejang Lebong ngebut membangun dua jembatan gantung vital yang bakal memangkas jarak, melancarkan aktivitas warga, sekaligus mengerek ekonomi antarwilayah.
Dua jembatan itu menghubungkan Kelurahan Dwi Tunggal dengan Desa Rimbo Recap di Kecamatan Curup Selatan, serta satu lagi di Desa Lubuk Bingin, Kecamatan Sindang Beliti Ilir.
Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada M.Tr.Opsla memastikan pembangunan nyaris tuntas. “Pembangunan kedua jembatan insyaallah akan rampung dalam waktu dekat, dengan progres pembangunan jembatan di Kelurahan Dwi Tunggal telah mencapai 80 persen, dimana struktur utama seperti pondasi, tiang pilon, hingga pemasangan sling atas dan bawah telah selesai dikerjakan,” tegas Dandim, Rabu (5/5/2026)
Jembatan Dwi Tunggal–Rimbo Recap ini membentang 72 meter dengan lebar 1,2 meter di atas Sungai Air Merah. Saat ini prajurit TNI fokus mengebut pemasangan gelagar lantai.”Dengan target pada 13 Mei 2026 mendatang jembatan sudah dapat difungsikan,” tambah Letkol Agung.
Sementara di Desa Lubuk Bingin, tantangannya lebih berat. Distribusi material harus lewat jalan sempit yang hanya muat kendaraan kecil. Namun progres tetap jalan dan kini sudah 50 persen. “Target kami, jembatan di Lubuk Bingin dapat diselesaikan pada pekan ketiga hingga keempat Mei 2026,” ujarnya.
Bagi warga, jembatan ini bukan sekadar beton dan sling. Ini urat nadi baru. Lurah Dwi Tunggal, Kambali, tak bisa menyembunyikan syukurnya.
“Dengan jembatan ini, warga khususnya dari RT 05 RW 01 nantinya lebih mudah menuju mushola di Desa Rimbo Recap. Selain itu, akses antarwilayah menjadi lebih dekat dan efisien. Kami sangat berterima kasih atas pembangunan ini,” ucap Kambali.
Jembatan gantung TNI ini dipastikan bakal memangkas waktu tempuh warga, memperlancar anak sekolah, memudahkan distribusi hasil tani, hingga membuka akses ibadah. Bukti nyata TNI hadir untuk rakyat. (TIM)






